Olah raga sebelum tidur?
Olah raga sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur pada orang dewasa muda.
Berdasarkan dari pola tidur di malam hari, hasil studi justru menunjukkan hal yang berlawanan dari pandangan untuk tidak beraktivitas terlalu berat sebelum tidur.
Peneliti dari Universitas Basel, Switzerland, mengamati 52 murid SMA dengan umur rata-rata 19 tahun yang rutin berolah raga beberapa kali dalam seminggu.
Hal-hal yang dilakukan dalam penelitian antara lain :
- Rutinitas berolahraga 65 - 90 menit pada malam hari.
- Berhenti berolahraga 90 menit sebelum tidur.
- Mengisi kuesioner sebelum tidur, antara lain mengenai penilaian suasana hati, penilaian tingkat kelaparan, dan seberapa berat mereka berolahraga.
- Memakai alat yang mengukur pola tidur yang disebut sleep-EEG.
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa siswa yang berolahraga lebih berat akan :
- jatuh tertidur lebih cepat
- bangun lebih sedikit di tengah malam
- tidur lebih nyenyak
Berolahraga pada malam hari tetap disarankan daripada tidak sama sekali, terutama untuk orang-orang yang tidak memliki masalah tidur, namun bagi orang-orang yang mempunyai gangguan tidur, olah raga sebaiknya tidak dilakukan terlualu dekat dengan waktu tidur, karena otak dan tubuh yang aktif setelah berolah raga akan mempersulit proses tidur.
Berikut ini adalah tips untuk melakukan olah raga sebelum tidur :
1. Melakukan olah raga 2 jam sebelum tidur
2. Minum cukup air putih setelah berolahraga.
3. Tidak langsung mandi setelah berolah raga.
4. Memilih olah raga yang sesuai, ada beberapa pilihn, antara lain, fitnrs, yoga atau pilates.
5. Memperhatikan faktor keamanan.



Comments
Post a Comment